DAMPAK PROGRAM MENDONGENG TERHADAP KETERAMPILAN SOSIAL DAN EMOSIONAL ANAK USIA SEKOLAH
Abstract
Kemampuan untuk berkomunikasi, bekerja sama, berempati, dan mengelola emosi dipengaruhi oleh keterampilan sosial dan emosional, yang harus dikembangkan sejak usia sekolah dasar. Hasil observasi yang dilakukan di SDN Bororejo menunjukkan bahwa beberapa siswa masih mengalami kesulitan berinteraksi dengan teman sebaya, kurang percaya diri saat menyuarakan pendapat mereka, dan tidak dapat mengendalikan emosi mereka dengan benar. Kondisi ini mendorong implementasi program pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan kegiatan mendongeng interaktif yang menyenangkan dan bermakna. Tujuan dari kegiatan ini adalah dua hal. Yang pertama adalah untuk meningkatkan keterampilan sosial dan emosional siswa. Yang kedua adalah untuk meningkatkan kemampuan guru untuk menerapkan pendekatan mendongeng berbasis pendidikan karakter. Metode pelaksanaan adalah pendekatan Planning, Organizing, Actuating, and Controlling (POAC). POAC terdiri dari tahap perencanaan program yang didasarkan pada analisis kebutuhan mitra; pengorganisasian kegiatan dan pembagian tugas; pelaksanaan program melalui mendongeng interaktif; dan pengawasan dan evaluasi hasil kegiatan. Program ini diterapkan pada 30 siswa kelas IV SDN Bororejo melalui enam sesi mendongeng yang menggunakan media visual, permainan peran, dan diskusi reflektif. Angket respons guru, wawancara, dokumentasi kegiatan, dan lembar observasi keterampilan sosial dan emosional digunakan untuk melakukan evaluasi. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa keterampilan sosial dan emosional rata-rata siswa meningkat dari 61,7% menjadi 85,3%. Ada peningkatan dalam hal empati, kerja sama, komunikasi, pengendalian emosi, kepercayaan diri, dan kemampuan untuk menghargai pendapat teman. Selain itu, guru memberikan tanggapan yang sangat positif terhadap program dan menyatakan bahwa teknik mendongeng mudah digunakan dan dapat membuat pembelajaran lebih aktif, komunikatif, dan menyenangkan. Oleh karena itu, program mendongeng interaktif telah terbukti menjadi salah satu metode yang efektif untuk meningkatkan keterampilan sosial dan emosional siswa di sekolah dasar. Program ini juga dapat digunakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari program pembelajaran dan literasi sekolah.

