SOSIALISASI PERMAINAN TRADISIONAL UNTUK PENGUATAN KETAHANAN KELUARGA DI PEKON NUSAWUNGU KECAMATAN BANYUMAS KABUPATEN PRINGSEWU

  • Fadlu Rachman Universitas Aisyah Pringsewu https://orcid.org/0009-0003-5005-6336
  • Chandra Richo Pratama Universitas Aisyah Pringsewu
  • Ahmad Nuruhidin Universitas Aisyah Pringsewu
  • Andri Prasetiyo Universitas Aisyah Pringsewu
  • Felinda Sari Universitas Aisyah Pringsewu
  • Jovana Renaldy Gumay Universitas Aisyah Pringsewu
Keywords: interaksi keluarga; kearifan lokal; ketahanan keluarga; permainan tradisional; sosialisasi

Abstract

Kebersamaan keluarga di perdesaan mulai menurun seiring meningkatnya penggunaan gawai oleh anak maupun orang tua, sehingga kualitas interaksi yang menjadi fondasi ketahanan keluarga berpotensi melemah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga di Pekon Nusawungu, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu, dalam memanfaatkan permainan tradisional sebagai media interaksi yang memperkuat ketahanan keluarga. Sasarannya 21 keluarga dengan total 42 peserta yang melibatkan orang tua dan anak usia sekolah dasar. Kegiatan berlangsung satu hari melalui empat tahapan, yaitu sosialisasi materi, demonstrasi enam jenis permainan tradisional, praktik bermain berkelompok bersama keluarga, serta diskusi dan evaluasi. Evaluasi menggunakan angket pretest-posttest, lembar observasi, angket respons, dan wawancara singkat sebagai data pendukung. Hasil kegiatan menunjukkan rata-rata skor pengetahuan peserta meningkat dari 58,4 menjadi 81,7 dengan nilai N-gain 0,56 berkategori sedang. Peningkatan terbesar terjadi pada aspek pemahaman ragam permainan tradisional beserta aturan pelaksanaannya. Observasi mencatat antusiasme tinggi, meningkatnya komunikasi orang tua dan anak, serta keterlibatan aktif peserta. Sebanyak 18 dari 21 keluarga berkomitmen bermain bersama sedikitnya sekali setiap minggu. Kegiatan ini menunjukkan permainan tradisional merupakan alternatif sederhana, ekonomis, dan berbasis budaya lokal yang efektif memperkuat ketahanan keluarga. Pendampingan berkelanjutan bersama pemerintah pekon perlu dilakukan agar kebiasaan positif berkembang dalam masyarakat.

Published
2026-07-18