PELATIHAN PENYUSUNAN ASESMEN LITERASI MATEMATIS BAGI GURU UNTUK DIAGNOSTIK AWAL SISWA DI SEKOLAH DASAR TRENGGALEK
Abstract
Pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman guru sekolah dasar dalam menyusun asesmen literasi matematis yang dapat digunakan sebagai instrumen diagnostik awal untuk mengidentifikasi kemampuan peserta didik. Asesmen yang digunakan guru selama ini masih didominasi oleh soal yang mengukur penguasaan konsep, sehingga belum mampu memberikan gambaran komprehensif mengenai kemampuan siswa dalam bernalar, memecahkan masalah, dan menerapkan konsep matematika dalam berbagai konteks kehidupan. Tujuan PKM ini adalah meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun asesmen literasi matematis melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan. Metode PKM terdiri atas tahap perencanaan dan persiapan, pelaksanaan pelatihan, serta evaluasi dan monitoring. Sasaran kegiatan adalah guru sekolah dasar di Kabupaten Trenggalek, Provinsi Jawa Timur. Pelaksanaan PKM dilaksanakan selama dua bulan pada Juli–Agustus 2023. Instrumen yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan lembar angket, sedangkan hasil kegiatan dianalisis secara deskriptif. Hasil PKM menunjukkan bahwa guru mengalami peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam menyusun asesmen literasi matematis yang kontekstual, valid, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik sekolah dasar sebagai dasar pelaksanaan diagnostik awal pembelajaran. Dengan demikian, pelaksanaan pelatihan dan pendampingan mampu meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun asesmen literasi matematis untuk mendukung pembelajaran yang lebih efektif dan berpusat pada kebutuhan belajar siswa.

