PENERAPAN INCENERATOR SEDERHANA DARI DRUM BEKAS SEBAGAI INOVASI RAMAH LINGKUNGAN DI DESA SEMAYU, KABUPATEN WONOSOBO
Abstract
Pengelolaan sampah rumah tangga menjadi permasalahan serius di Desa Semayu, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo, mengingat tingginya jumlah penduduk dan keterbatasan daya tampung Tempat Pembuangan Sampah (TPS). Sampah rumah tangga seringkali dibakar secara terbuka atau dibuang ke sungai, sehingga menimbulkan pencemaran yang berdampak pada kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pengelolaan sampah yang sederhana, ramah lingkungan, dan mudah diterapkan oleh masyarakat. Program pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh KKN 371 UNS memperkenalkan incinerator sederhana berbahan drum bekas sebagai solusi alternatif. Metode kegiatan meliputi analisis kebutuhan masyarakat melalui diskusi dengan perangkat desa, pembuatan alat incinerator, sosialisasi pengoperasian, serta demonstrasi langsung di halaman Kantor Desa Semayu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa incinerator sederhana mampu mengurangi volume sampah hingga 90% dengan asap yang minimal. Masyarakat dan
perangkat desa menunjukkan antusiasme tinggi, terbukti dari partisipasi aktif dalam sesi tanya jawab maupun praktik penggunaan alat. Meskipun masih terdapat kendala biaya pembuatan dan keterampilan teknis, inovasi ini dinilai efektif, efisien, dan relevan untuk diterapkan di lingkungan padat penduduk. Dengan demikian, penggunaan incinerator sederhana dapat menjadi langkah strategis dalam mendukung kebersihan desa sekaligus
meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
References
Abdihu, N., & Yonatan. 2016. Perancangan Kampanye sosial mengenai dampak pembakaran sampah di ruang terbuka. Dampak Pembakaran Sampah Di Ruang Terbuka.
Ghufron, M A., dan Wahjoerini. 2023. Pelatihan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Dengan Cara Pilih Sampah di Desa Pidodowetan Kabupaten Kendal. Jurnal Pengabdian Kolaboratif, 1 (1) : 49-55. http://dx.doi.org/10.26623/jpk.v1i1.59 82 https://doi.org/10.58466/literasi.v3i1.964.
Kinanti, A. A., Istiqomah, C., Pawestri, D. B. K., Afifah, E. N., Tyas, H. M. N., Pranandsa, H., Yusriana, I. S., Kurniawan, I. G., Kubro, R. A., Firnanda, S. A. A., & Kustiyarini, K. (2025). Pelatihan Daur Ulang Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi : Inovasi Ramah Lingkungan di Dusun Janti. Jurnal Abdimas (Journal of Community Service): Sasambo, 7(2), 484–499.
Lestari, P., Satria Yudha Kartika, D., Nurcholis, M., Diana Rimadhani, T., Farah Piecesha, R., & Renanda Rahadian, R. (2023). Pembuatan Teknologi Tepat Guna Alat Pembakar Sampah Pada Wisata Grojogan Selo Gonggo. INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement, 2(1), 29-36. https://doi.org/10.56855/income.v2i1.120.
Muzaki, I., & Nurhayati, P. (2022). Sosialisasi Pembuatan Alat Pembakar Sampah (Incinerator) Berbahan Bakar Oli Dan Air. Journal of Community Services in Humanities and Social Sciences, 4(2), 104–112.
Rendi, R., Arifin, J., Herlina, F., Ihsan, S., Hartadi, B., Suprapto, M., & Irfansyah, M. (2021). Edukasi Pengelolaan Sampah Dan Pendampingan Penggunaan Mesin Pembakar Sampah Di Desa Semangat Dalam. Jurnal Pengabdian Al-Ikhlas, 7(1), 139–144. https://doi.org/10.31602/jpaiuniska.v7i1.5442.
Rhohman, F., & Muslimim Ilham, M. (2019). Analisa dan Evaluasi Rancang Bangun Insinerator Sederhana dalam Mengelola Sampah Rumah Tangga. Jurnal Mesin Nusantara, 2(1), 52–60.
Tawaf, N., Rama Prangeta, SS., Taufik, M., & Istomi. (2021). Perancangan Alat Pembakaran Sampah Tanpa Asap untuk Mengatasi Pencemaran Lingkungan. 2(2), 22–26.
Copyright (c) 2026 Mohtar Yunianto, Paulus Rakha, Niken Ayu, Juliana Khoirotun , Rinto Adi, Margareta Lina, Citra Liswari, Citra Agustina, Bintang Maharani, Kania Zahra, Nadia Eka Saputri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang ingin memasukkan naskah untuk diterbitkan pada jurnal GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat menyetujui poin-poin di bawah ini.
- Manuskrip yang diserahkan belum diterbitkan sebelumnya baik secara online maupun cetak.
- Manuskrip yang dikirimkan harus mengandung novelty yang baik. Minimal kebaruan referensi adalah 80% dari total referensi yang digunakan.
- Topik manuskrip harus sesuai dengan fokus dan ruang lingkup Jurnal GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
- Penulisan manuskrip telah disesuaikan dengan panduan penulisan yang ditentukan oleh Jurnal GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
- Abstrak dan kata kunci disajikan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dalam pengisian metadata penyerahan manuskrip.
- Referensi yang digunakan 75% harus berasal dari sumber primer (jurnal) dan 25% sumber sekunder (buku, majalah, koran, website, dll).
