MEMBANGUN PENDIDIKAN MELALUI KKN: PERAN MAHASISWA DALAM PENDAMPINGAN MASYARAKAT
Abstract
Akses dan kualitas pendidikan yang tidak memadai masih menjadi tantangan signifikan bagi masyarakat pedesaan di Indonesia, contohnya adalah Desa Lembung di Kabupaten Pamekasan. Untuk mengatasi masalah ini, Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) digagas sebagai upaya konkret perguruan tinggi untuk mendukung pengembangan pendidikan berbasis masyarakat. Inisiatif ini diawali dengan asesmen kebutuhan komprehensif, yang dilakukan melalui survei sosial dan konsultasi dengan para pemangku kepentingan desa. Program dilanjutkan dengan bantuan pendidikan bagi siswa sekolah, pelatihan keterampilan praktis, dan pelatihan literasi digital bagi remaja. Selain itu, konseling diberikan kepada orang tua mengenai pentingnya pendidikan formal dan budaya literasi. Proses monitoring dan evaluasi meliputi pengumpulan data observasi, wawancara, pengisian kuesioner, dan analisis dokumentasi yang cermat. Data-data ini kemudian dianalisis secara deskriptif. Temuan menunjukkan peningkatan yang substansial, termasuk peningkatan rata-rata prestasi akademik mahasiswa sebesar 18,5%, partisipasi kelas mencapai 75%, peningkatan kepercayaan diri remaja dalam berbicara di depan umum sebesar 80%, keterampilan literasi digital sebesar 72%, dan 74% keluarga yang memulai praktik membaca bersama anak-anak mereka. Partisipasi masyarakat juga tinggi, dengan rata-rata kehadiran 85% di setiap kegiatan. Temuan ini menunjukkan bahwa program KKN tidak hanya berdampak positif pada kapasitas pendidikan dan keterampilan bermasyarakat, tetapi juga menegaskan peran mahasiswa sebagai agen perubahan sosial. Oleh karena itu, model KKN berbasis pendidikan sangat penting untuk direplikasi sebagai strategi penguatan sumber daya manusia di pedesaan.
References
Amanda Putri, F., Anggraeni Dewi, D., & Saeful Hayat , R. (2023). Budaya Literasi Sebagai Upaya Pembentukan Pendidikan Karakter. Jurnal Multidisiplin Indonesia, 1(3), 157–165. https://doi.org/10.62007/joumi.v1i3.197
Astuti, N. P. K., Yamin, U., Mariyati, M., Ahmadin, T., Umiati, U., & Sulbia, S. (2025). Peran Mahasiswa Dalam Kuliah Kerja Nyata Sangat Penting Untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Bersih Dan Sehat Masyarakat Desa Parisan Agung. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 6(1), 965-970. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v6i1.5390.
Baiti, J. N., Rosyidah, N. H., Isma, T. N. A., & Nafisah, S. (2024). Pendidikan dan Lingkungan Sosial, Pendidikan dan Kebudayaan, Pendidikan Sebagai Agen Perubahan. Mutiara : Jurnal Penelitian Dan Karya Ilmiah, 2(6), 132–145. https://doi.org/10.59059/mutiara.v2i6.1821
Chasana, I. S., Safitra, H. R., Putri, R. K. A., & Muthia, R. (2024). Implementasi Kuliah Kerja Nyata: Strategi Peningkatan Kualitas Melalui Pendamping Pendidikan Pengabdian Masyarakat. Pemberdayaan Masyarakat: Jurnal Aksi Sosial, 1(4), 28-40.
Damayanti, A. I., Akbar, M. F. R., & Suparmi, S. (2024). Manfaat dan Tantangan Kkn Sebagai Wadah Pengembangan Diri dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 1(10), 6676-6688.
Hikmatunnisa, H., Khusnul Lathifah, Z., & Laeli, S. (2024). Peran Guru Dalam Penerapan Metode Pembelajaran Experiential Learning Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Peserta Didik Di Maitreechit Wittayathan School Bangkok Thailand. AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA, 2(6), 585–595. https://doi.org/10.30997/alkaff.v2i6.15654
Hujaimah, S., Fadhilah, A. A., Sasmita, R. F. P., Salsabila, ‘Aisyah N., Mariani, M., Nugraha, D. M., & Santoso, G. (2023). Faktor, Penyebab, dan Solusi Kesenjangan Sosial Dalam Pendidikan. Jurnal Pendidikan Transformatif, 2(6), 142–148. https://doi.org/10.9000/jpt.v2i6.1231.
Rahaju, A. (2024). Peran Pendidikan Masyarakat dalam Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia di Daerah Perdesaan. Journal of Mandalika Literature, 6(1), 528-536. https://doi.org/10.36312/jml.v6i1.3928
Copyright (c) 2026 Raden Agus Budiharto, Ica Nurhaliza, Novita Almar’atus Solehah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang ingin memasukkan naskah untuk diterbitkan pada jurnal GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat menyetujui poin-poin di bawah ini.
- Manuskrip yang diserahkan belum diterbitkan sebelumnya baik secara online maupun cetak.
- Manuskrip yang dikirimkan harus mengandung novelty yang baik. Minimal kebaruan referensi adalah 80% dari total referensi yang digunakan.
- Topik manuskrip harus sesuai dengan fokus dan ruang lingkup Jurnal GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
- Penulisan manuskrip telah disesuaikan dengan panduan penulisan yang ditentukan oleh Jurnal GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
- Abstrak dan kata kunci disajikan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dalam pengisian metadata penyerahan manuskrip.
- Referensi yang digunakan 75% harus berasal dari sumber primer (jurnal) dan 25% sumber sekunder (buku, majalah, koran, website, dll).
