PROGRAM MODEL INTERVENSI STUNTING BERBASIS TRANSCULTURAL NURSING SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN IBU DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI TATANAN RUMAH TANGGA

  • Apriyani Puji Hastuti Institut Teknologi Sains dan Kesehatan RS dr Soepraoen Malang
  • Dina Nurpita Suprawoto Institut Teknologi Sains dan Kesehatan RS dr Soepraoen Malang
  • Shinta Wahyusari Institut Teknologi Sains dan Kesehatan RS dr Soepraoen Malang
  • Abdul Malik Setiawan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Keywords: stunting, trancultural nursing, maternal ability, household

Abstract

Stunting menjadi masalah kesehatan masyarakat di seluruh dunia yang disebabkan oleh faktor yang bervariasi antar wilayah, termasuk di Indonesia, merupakan negara ketiga dengan kasus stunting terbanyak. Masyarakat Kabupaten Malang memiliki praktik budaya yang berkaitan dengan pemberian gizi anak. pemenuhan nutrisi saat 1000 HPK, pencegahan dan penanganan stunting; peningkatan keberdayaan ibu, dan masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan stunting; kurangnya pengetahuan keluarga khususnya ibu tentang penyebab stunting; kurangnya pengetahuan keluarga tentang resiko Kesehatan pada anak stunting; kurangnya pengetahuan keluarga tentang pencegahan stunting. Saat ini pelayanan khususnya pelayanan kesehatan sebagai upaya deteksi dini terhadap kejadian stunting dilakukan pada kegiatan posyandu. Sebagai tindak lanjut Puskesmas dalam hal ini dalam rangka menunjang Program Percepatan Penanggulangan Stunting melalui model Intervensi Stunting berbasis transcultural nursing sebagai upaya mencegah stunting. Kegiatan dilakukan dengan seminar dan pendampingan dalam upaya meningkatkan kemampuan dan ketrampilan pada ibu dan kader kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dukungan social dan Kerjasama dengan tenaga kesehatan. Berdasarkan kegiatan yang dilakukan, sasaran memberikan respon yang sangat baik atas kegiatan pengabdian Masyarakat diantaranya rerata kemampuan ibu meningkat (p- value), status nutrisi anak menjadi lebih baik (p- value= 0.000), kenaikan berat minimal (p- value= 0.000). dengan pendekatan yang komprehensif ini, harapannya dapat berkontribusi secara signifikan dalam mencegah dan mengurangi terjadinya stunting.

References

Aguayo, V. M., & Menon, P. (2016). Stop stunting: improving child feeding, women’s nutrition and household sanitation in South Asia. In Maternal & child nutrition: Vol. 12 Suppl 1 (pp. 3–11). https://doi.org/10.1111/mcn.12283

Aisyah, R. D., Suparni, S., & Subowo, E. (2024). Pemberdayaan Kader SMART Stunting (Pencegahan dan Deteksi Pada Calon Pengantin, Ibu Hamil dan Balita). Journal of Community Development, 5(3), 434–445. https://doi.org/10.47134/comdev.v5i3.289

Akombi, B. J., Agho, K. E., Hall, J. J., Merom, D., Astell-Burt, T., & Renzaho, A. M. N. (2017). Stunting and severe stunting among children under-5 years in Nigeria: A multilevel analysis. BMC Pediatrics, 17(1), 1–16. https://doi.org/10.1186/s12887-016-0770-z

AL-Rahmad, A. H., Miko, A., & Hadi, A. (2013). Kajian stunting pada anak balita ditinjau dari pemberian ASI eksklusif, MP-ASI, status imunisasi dan karakteristik keluarga di Kota Banda Aceh. J Kesehatan Ilmiah Nasuwakes, 6, 169–184.

Amiri, R., Heydari, A., Dehghan-Nayeri, N., Vedadhir, A. A., & Kareshki, H. (2015). Challenges of Transcultural Caring Among Health Workers in Mashhad-Iran: A Qualitative Study. Global Journal of Health Science, 8(7), 203–211. https://doi.org/10.5539/gjhs.v8n7p203

Atikah Rahayu, L. K. (2014). RISIKO PENDIDIKAN IBU TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA ANAK 6-23 BULAN. The Journal of Nutrition and Food Research, 37(2), 129–136.

Ayelign, A., & Zerfu, T. (2021). Household, dietary and healthcare factors predicting childhood stunting in Ethiopia. Heliyon, 7(4), e06733. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2021.e06733

Bove, I., Miranda, T., Campoy, C., Uauy, R., & Napol, M. (2012). Stunting, overweight and child development impairment go hand in hand as key problems of early infancy: Uruguayan case. Early Human Development, 88(9), 747–751.

Ca, A. S., Wildan, M., & Handayani, T. E. (2020). Health Notions , Volume 4 Number 2 ( February 2020 ) Development of Stunting Prevention Behavior Model Based on Health Promotion Model and Social Capital in The Magetan District 48 | Publisher?: Humanistic Network for Science and Technology Health Notions. 4(2), 48–56.

Castrillón Chamadoira, E. (2015). The transcultural nurse and the development of cultural competence . Cultura de Los Cuidados, 19(42), 128–136. https://doi.org/10.14198/cuid.2015.42.11

Hastuti, A. P., & Nurmayunita, H. (2018). PENERAPAN MODEL PERILAKU PERAWAT TENTANG HAND HYGIENE BERBASIS TEORY OF PLANNED BEHAVIOUR DAN KEPATUHAN PERAWAT MELAKUKAN HAND HYGIENE 5 MOMENT 6 LANGKAH. Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti, 6(2), 9–19.

Hastuti, A. P., Sukartini, T., Arief, Y. S., Nursalam, N., Roesardhyati, R., Mumpuningtias, E. D., Hidayat, S., & Kurniawan, A. W. (2025). Maternal and child factors of stunted children: a case control study. International Journal of Public Health Science (IJPHS), 14(2), 852. https://doi.org/10.11591/ijphs.v14i2.24473

Isnar, S., & Alfiah, N. (2019). Pengembangan Modul Deteksi Dini Pemantauan Balita Stunting Di Posyandu. Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS)?: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 72–80. https://doi.org/10.37160/emass.v1i1.192

Januarti, L. F., Abdillah, A., & Priyanto, A. (2020). Family Empowerment Model in Stunting Prevention Based on Family Centered Nursing. STRADA Jurnal Ilmiah Kesehatan, 9(2), 1797–1806. https://doi.org/10.30994/sjik.v9i2.536

Kamiya, Y., Nomura, M., Ogino, H., Yoshikawa, K., Siengsounthone, L., & Xangsayarath, P. (2018). Mothers’ autonomy and childhood stunting: Evidence from semi-urban communities in Lao PDR. BMC Women’s Health, 18(1), 1–9. https://doi.org/10.1186/s12905-018-0567-3

Kang, Y., Aguayo, V. M., Campbell, R. K., Dzed, L., Joshi, V., Waid, J. L., Gupta, S. D., Haselow, N. J., & West, K. P. J. (2018). Nutritional status and risk factors for stunting in preschool children in Bhutan. Maternal & Child Nutrition, 14 Suppl 4, e12653. https://doi.org/10.1111/mcn.12653

Khan, S., Zaheer, S., & Safdar, N. F. (2019). Determinants of stunting, underweight and wasting among children < 5 years of age: evidence from 2012-2013 Pakistan demographic and health survey. BMC Public Health, 19(1), 358. https://doi.org/10.1186/s12889-019-6688-2

Leininger, M. M., & McFarland, M. R. (2002). Transcultural nursing concepts, theories, research and practice.

Li, Z., Kim, R., Vollmer, S., & Subramanian, S. V. (2020). Factors Associated With Child Stunting, Wasting, and Underweight in 35 Low- and Middle-Income Countries. JAMA Network Open, 3(4), e203386. https://doi.org/10.1001/jamanetworkopen.2020.3386

Perumal, N., Bassani, D. G., & Roth, D. E. (2018). Use and misuse of stunting as a measure of child health. Journal of Nutrition, 148(3), 311–315. https://doi.org/10.1093/jn/nxx064

Puji Hastuti, A., Mufarokhah, H., Roesardhyati, R., Ilmu Kesehatan, F., Studi Keperawatan, P., Teknologi, I., & dan Kesehatan, S. (n.d.). AMMA?: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pemberdayaan Ibu Tentang Pemberian Makan Bayi dan Anak Stunting Usia 6-24 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Wagir Kabupaten Malang.

Puji Hastuti, A., Wahyu Kurniawan, A., Fani, R., Soares, D., Wahyusari, S., Mufarokhah, H., & Gadis Aprilianti, R. (n.d.). Complementary feeding based on local-food to improve mother ability in fulfillment nutrition stunted children.

Purnomo, D., Sampoerno, Hadiwijoyo, S. S., Utomo, A. W., Abraham, R. H., & Yanuartha, R. A. (2021). Pendampingan dan Penguatan Masyarakat dalam Pencegahan Stunting Melalui Pembelajaran Lapangan Terpadu. Magistrorum Et Scholarium, 02(02), 214–244. https://ejournal.uksw.edu/jms/article/view/5812

Semba, R. D., Shardell, M., Sakr Ashour, F. A., Moaddel, R., Trehan, I., Maleta, K. M., Ordiz, M. I., Kraemer, K., Khadeer, M. A., Ferrucci, L., & Manary, M. J. (2016). Child Stunting is Associated with Low Circulating Essential Amino Acids. EBioMedicine, 6, 246–252. https://doi.org/10.1016/j.ebiom.2016.02.030

Setiawan, A. M., & Hastuti, A. P. (2021). Anthropometric Parameters among Children Under 6 Years with Stunting. Jurnal Ners Dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery), 8(2), 221–227.

Tampubolon, D. (2020). Kebijakan Intervensi Penanganan Stunting Terintegrasi. Jurnal Kebijakan Publik, 11(1), 25. https://doi.org/10.31258/jkp.11.1.p.25-32

Torlesse, H., Cronin, A. A., Sebayang, S. K., & Nandy, R. (2016). Determinants of stunting in Indonesian children: Evidence from a cross-sectional survey indicate a prominent role for the water, sanitation and hygiene sector in stunting reduction. BMC Public Health, 16(1), 1–11. https://doi.org/10.1186/s12889-016-3339-8

Wang, Y., He, Y., Zhang, Q., Wang, Q., & Feng, X. (2017). Influencing Factors of Stunting in Children Under 5 Years Old in Jilin Province,2013. Zhongguo Yi Xue Ke Xue Yuan Xue Bao. Acta Academiae Medicinae Sinicae, 39(2), 254–260. https://doi.org/10.3881/j.issn.1000-503X.2017.02.015

Welassih, B. D., & Wirjatmadi, R. B. (2012). Faktor yang Berhubungan dengan Status Gizi Balita Stunting. The Indonesian Journal of Public Health, 8(3), 58–70.

WHO. (2014). WHO Global Target Nutrition Target 2025: Stunting Policy Brief. World Health Organization.

Published
2026-01-02
Section
Articles