PENGEMBANGAN RUMAH KOMUNIKASI STUNTING SEBAGAI MEDIA INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN PERAN KADER DAN ORANG TUA DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI DESA WEE PANGALI
Abstract
Program pengabdian masyarakat ini bertujuan mengembangkan Rumah Komunikasi (RUKOM) Stunting sebagai media interaktif untuk meningkatkan peran kader posyandu dan orang tua dalam pencegahan stunting di Desa Wee Pangali, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi NTT. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, penyuluhan, simulasi, pengembangan Dapur Sehat berbasis pekarangan, serta pembentukan Pojok Literasi Gizi. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan kader (dari 35% menjadi 80%) dan orang tua (dari 25% menjadi 70%) mengenai gizi seimbang dan pencegahan stunting. Sebanyak 10 keluarga berisiko stunting berhasil membangun Dapur Sehat yang menyediakan sayuran cepat panen dan kolam ikan lele sebagai sumber pangan bergizi. Pojok Literasi menjadi pusat edukasi yang dimanfaatkan oleh siswa, guru, kader, dan orang tua. Program ini membuktikan bahwa media interaktif berbasis komunitas dapat meningkatkan kapasitas masyarakat, memperkuat literasi gizi, serta mendukung percepatan penurunan stunting di desa.
References
Atie Rachmiatie, Dey Ravena, Oji Kurniadi, M. Subur Drajat, Ferra Martian. 2023. Promosi Kesehatan dalam Bentuk Media Digital Campaign untuk Pencegahan Stunting. Jurnal SOSHUM Insentif, 6(2), 89-102. DOI: https://doi.org/10.36787/jsi.v6i2.1182
BKKBN. (2023). Pedoman Program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT). Jakarta: BKKBN.
Dewi Nurlaela Sari, Rahma Zisca, Widyawati, Yuli Astuti, Melysa. 2023. Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan Stunting. JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia), 4(1), 85-94. DOI: http://dx.doi.org/10.36596/ jpkmi.v 4i1.552
Jacob Williams, Reza Miguel Rodriguez, Reza Dani Pramudya. 2024. Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Stunting Di Kecamatan Cihara. ADIMAS: Adi Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 1-5. DOI: 10.34306/adimas.v4i2 1085
Muhammad Muttaqin, Nova Mayasari, Siswa Pratama, Muhammad Ikhrom. 2022. Rancang Bangun Sistem Informasi Pendataan Dan Monitoring Tumbuh Kembang Anak Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Desa Kotapari. BRAHMANA: Jurnal Penerapan Kecerdasan Buatan, 4(1), 72-75.
Pencegahan dan Penanganan Stunting PKM Anak Setatah Tim Puskesmas Senin, 20 Mei 2024 08:53 WIB. Diakses pada tanggal 20 Januari 2025. https://pkmanaksetatah.merantikab.go.id/berita/19/Pencegahan-dan-Penanganan-Stunting-PKM-Anak-Setatah
Sari, N., & Hartati, L. (2022). Community Empowerment in Stunting Prevention: Evidence from Posyandu-Based Education in West Nusa Tenggara. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 4(3), 142–151.
Yetti Hidaytillah, Muhammad Misbahudholam AR, Afifah Afra Rohmah, Ahmad Rahiqim Mahtum, Badruttamam, Abd. Mu’in, Donny Praseno, Wildan Alifi. 2023. Pemberdayaan Masyarakat untuk Pencegahan Stunting dalam Rangka Membangun Masa Depan Masyarakat Unggul. Welfare, Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(4), 657-661. Available in https://jurnalfebi.iainkediri.ac.id/index.php/Welfare
WHO. (2021). Reducing Stunting through Integrated Nutrition Communication Approaches: A Global Review. Geneva: World Health Organization.
Copyright (c) 2026 Lenny Sofia Bire Manoe, Jacklin S. Manafe, Susana C.L. Pellu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang ingin memasukkan naskah untuk diterbitkan pada jurnal GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat menyetujui poin-poin di bawah ini.
- Manuskrip yang diserahkan belum diterbitkan sebelumnya baik secara online maupun cetak.
- Manuskrip yang dikirimkan harus mengandung novelty yang baik. Minimal kebaruan referensi adalah 80% dari total referensi yang digunakan.
- Topik manuskrip harus sesuai dengan fokus dan ruang lingkup Jurnal GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
- Penulisan manuskrip telah disesuaikan dengan panduan penulisan yang ditentukan oleh Jurnal GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
- Abstrak dan kata kunci disajikan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dalam pengisian metadata penyerahan manuskrip.
- Referensi yang digunakan 75% harus berasal dari sumber primer (jurnal) dan 25% sumber sekunder (buku, majalah, koran, website, dll).
