PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI MELALUI PELATIHAN IDE KEWIRAUSAHAAN PERTANIAN, MANAJEMEN USAHA DAN PEMASARAN DIGITAL DESA WONOSARI KABUPATEN KARANGANYAR
Abstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Wonosari, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, pada bulan Juli hingga September 2025. Program ini bertujuan memberdayakan Kelompok Wanita Tani (KWT) melalui peningkatan kapasitas dalam pemanfaatan lahan, kewirausahaan pertanian, pemasaran digital, serta manajemen usaha. Permasalahan utama yang ditemukan mencakup rendahnya pengelolaan lahan pekarangan dan lahan tidak terpakai, minimnya literasi digital dalam pemasaran produk, serta lemahnya kemampuan pembukuan dan perencanaan keuangan usaha. Untuk menjawab permasalahan tersebut, kegiatan dilakukan melalui survei awal, pemetaan kebutuhan mitra, pelatihan pemanfaatan lahan dan pengembangan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL), pelatihan ide usaha pertanian, pelatihan pemasaran digital, dan pelatihan pencatatan keuangan sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan anggota KWT dalam mengolah lahan pekarangan, merancang produk dan usaha berbasis pertanian, mempromosikan produk melalui media sosial, serta melakukan pembukuan usaha. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan motivasi berwirausaha dan kesiapan untuk mengembangkan usaha kecil secara mandiri. Program ini juga melahirkan rencana keberlanjutan melalui pendampingan rutin, pengembangan lahan komunal, dan pembentukan pusat bibit sebagai ruang praktik berkelanjutan. Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan ketahanan pangan rumah tangga, pemberdayaan perempuan desa, dan penguatan ekonomi lokal berbasis pertanian.
References
Abdurrahman, G., Oktavianto, H., Habibie, E. Y., & Hadiyatullah, A. W. (2020). Pelatihan Digital Marketing Pada UMKM Sebagai Penunjang Kegiatan Promosi Dan Pemasaran. Jurnal Pengabdian Masyarakat MANAGE, 1(2), 88–92.
Anggraini, O., & Supriyanto, S. (2019). Literasi Digital. Seminar Dan Lokakarya Kualitatif Indonesia 2019, 117–126. https://doi.org/10.33510/SLKI.2019.117-126
Ariyati, I. M., Agustina, F., & T, G. M. (2021a). Pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja umkm di Indonesia. Jurnal Ekonomika: Manajemen, Akuntansi, Dan Perbankan Syari’ah, 10(1), 104–118. https://doi.org/10.24903/JE.V10I1.1217
Arkanuddin, H., Ririn Indriastuti, D., Manajemen, P., Ekonomi, F., Slamet, U., & Surakarta, R. (2025). Pengaruh Penggunaan Teknologi Informasi, Sistem Pengendalian Internal, dan Penyajian Laporan Keuangan Terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Desa(Studi Kasus pada Seluruh Pemerintah Desa di Kecamatan Polanharjo). PENG: Jurnal Ekonomi Dan Manajemen, 2(3), 3284–3301. https://doi.org/10.62710/QJVFQF82
Dewa, I., Yuda, M., Atmanegara, S., Arief, M. H., Program, ), Kewirausahaan, S., Ekonomi, F., & Bisnis, D. (2023). Pemanfaatan pemasaran digital melalui platform media sosial guna menambah penghasilan pemangku umkm. Communnity Development Journal, 4(3), 5963–5967.
Dewi, M., Nurohmah, A., & Rahayu, N. S. (2018). Pemberdayaan perempuan melalui usaha batik tulis: sebuah pengalaman dari pelaksanaan program iptek bagi masyarakat (ibm) di Kabupaten Sleman, Yogyakarta | Jurnal Abdimas Musi Charitas. Jurnal Abdimas Musi Charitas. https://journal.ukmc.ac.id/index.php/jpm/article/view/321
Fitrianto, A. R., Amaliyah, E. R., Safitri, S., Setyawan, D., & Arinda, M. K. (2020). Pendampingan dan Sosialisasi pada Usaha Toko Kelontong dengan Metode ABCD (Asset Based Community Development) Sebagai Upaya Pemberdayaan Ekonomi dan Peningkatan Literasi Usaha Toko Kelontong. Jurnal Abdidas, 1(6), 579–591. https://doi.org/10.31004/abdidas.v1i6.120
Gunawan, A., & Hazwardy, D. (2020). Pelatihan Digital Entrepreneurship untuk Mewujudkan Generasi Milenial Berjiwa Wirausaha. Abdimas Dewantara, 3(1), 81. https://doi.org/10.30738/ad.v3i1.4311
Kementerian Koperasi dan UKM RI. (2021). Laporan Tahunan UMKM dan Pemasaran Digital di Indonesia.
Kusumawati, E. D., & Putri, E. (2023). Pengelolaan keuangan umkm ditinjau dari literasi keuangan, persepsi keuangan dan sikap keuangan. Jurnal Akuntansi STIE Muhammadiyah Palopo, 9(2), 185–199. https://doi.org/10.35906/JURAKUN.V9I2.1567
Nurmala, S. (2022). Peningkatan Pemasaran UMKM Melalui Pelatihan Digital Marketing Increasing MSME Marketing Through Digital Marketing Training. ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat , 2(3), 281–289. https://doi.org/10.30997/almujtamae.v2i3.6340
Pemerintah Kabupaten Karanganyar. (2023). Bupati Karanganyar Provinsi Jawa Tengah.
Ramadhan, T. S., Wahyuningtiyas, N., & Arsyianto, M. T. (2024). Mengangkat potensi umkm: strategi digital marketing untuk sukses pemasaran. Jurnal Abdi Insani, 11(2), 1263–1273. https://doi.org/10.29303/ABDIINSANI.V11I2.1492
Sofiati, S., & Anggraeni, I. S. K. (2021). Strategi Memikat Dan Mempertahankan Pelanggan Melalui Digital Marketing Dan Aplikasi Keuangan Fintech Warung Jamu Tradisional Pada Era Pandemi Covid-19. Jurnal Ilmiah Padma Sri Kreshna, 3(1). https://doi.org/10.37631/psk.v3i1.396
Copyright (c) 2026 Kurniawati Darmaningrum, Istinganah Eni Maryanti, Darsono, Sri Wijiastuti, Rini Adiyani, Retnoning Ambarwati, Achmad Fatchul Aziez, Dhea Sashinta Ashari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang ingin memasukkan naskah untuk diterbitkan pada jurnal GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat menyetujui poin-poin di bawah ini.
- Manuskrip yang diserahkan belum diterbitkan sebelumnya baik secara online maupun cetak.
- Manuskrip yang dikirimkan harus mengandung novelty yang baik. Minimal kebaruan referensi adalah 80% dari total referensi yang digunakan.
- Topik manuskrip harus sesuai dengan fokus dan ruang lingkup Jurnal GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
- Penulisan manuskrip telah disesuaikan dengan panduan penulisan yang ditentukan oleh Jurnal GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
- Abstrak dan kata kunci disajikan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dalam pengisian metadata penyerahan manuskrip.
- Referensi yang digunakan 75% harus berasal dari sumber primer (jurnal) dan 25% sumber sekunder (buku, majalah, koran, website, dll).
