IMPLEMENTASI MESIN PENGERING SEMI-OTOMATIS SEBAGAI INOVASI TEKNOLOGI UNTUK MENINGKATKAN MUTU KOMODITI RUMPUT LAUT DI BUTTUE KABUPATEN PANGKEP
Abstract
Desa Kanaungan kecamatan Labakkang kabupaten Pangkep memiliki beberapa wilayah dusun yang tergolong kawasan rawan, baik rawan banjir maupun beberapa kerawanan lain, termasuk dusun Buttue yang selain rawan juga menjadi kawan dusun terpencil dikarenakan susahnya akses jalan darat tetapi harus menggunakan jalur air sungai / laut dengan perahu untuk mencapai dusun tersebut pada musim penghujan. Dusun Buttue sendiri merupakan penghasil Rumput laut, namun dengan kondisi wilayah terpencil dan rawan banjir maka mereka memiliki permaslahan utama terkait meningkatkan mutu dan produksi rumput lautnya pada musim penghujan karena selama ini hanya mengandalkan pengeringan alami dengan sinar matahari, sementara pada msim hujan hal tersebut menjadi kendala. Pengabdian Masyarakat oleh BEM memberikan solusi dengan teknologi mesin pengeringan rumput laut semi-otomatis berdimensi 1.6 m x 2 m, dan dapat digunakan para nelayan untuk mengeringkan rumput laut walau kondisi hujan sekalipun. Teknolgi mesin dirakit di workshop Polipangkep lalu didelivery ke dudun Buttue melalui laut. Kegiatan yang dilaksanakan di ddusun Buttue sebagai mitra adalah pelatihan dan praktek penggunaan mesin pengering Semi-otomatis untuk mengeringkan produk rumput laut dengan kadar air yang selama ini masih belum memenuhi standar SNI yaitu <30 %. Hasil pelatihan dan demo menunjukkan peningkatan kterampilan dan pengetahuan masyarat dan mampu mengoperasikan mesin pengering Semi-otomatis tersebut dan mampu menghasilkan produk Rumput Laut dengan rata-rata Kadar Air kurang dari 30 % di dusun Buttue, sehingga terjadi peningkatan keberdayaan berua peningkatkan mutu dan produksi produk rumput laut di dusun Buttue
References
BPS. 2024. Badan Pusat Statistik. Kabupaten Labbakkang dalam Angka Tahun 2024. BPS Sulawesi Selatan. 2024.
Ekayana, A. A. G. 2016. Rancang Bangun Alat Pengering Rumput Laut Berbasis Mikrokontroler Arduino Uno. Jurnal Pendidikan Teknologi Dan Kejuruan, 13(1), 1–12. https://doi.org/10.23887/jptk.v13i1.6842
Gunawan, S., Lubis, H. H., & Wanty, R. D. (2019). Jurnal Rekayasa Material , Manufaktur dan Energi FT-UMSU Jurnal Rekayasa Material , Manufaktur dan Energi FT-UMSU. Jurnal Rekayasa Material, Manufaktur Dan Energi Http://Jurnal.Umsu.Ac.Id/Index.Php/RMME, 2(2), 131–139.
Habibi, M.L., Idrus, M.A., Sotyaramadhani, F. L.G. 2021. Rancang bangun alat pengering rumput laut sederhana berbasis arduino arduino-based design of a simple seaweed dryer. Jurnal Bahari Papadak, 2(2), 94–100.
Hafid, A., Adriani, A., & Rahmania, R. 2023. Fuzzy controller simulation for micro hydro generator load control using Simulink Matlab. (2023, June) In AIP Conference Proceedings (Vol. 2601, No. 1). AIP Publishing 2023
Rasyid, M.R.2023. Pemetaan Bahaya Banjir di Lahan Sawah pada Daerah Aliran Sungai Labakkang Kabupaten Pangkep, (skr). 2023. Hasanuudin university, Makassar.
Samsudin, C. M. 2020. Rancang bangun alat pengering rumput laut menggunakan deteksi suhu dan kelembaban. Konstruksi Pemberitaan Stigma Anti-China Pada Kasus Covid-19 Di Kompas.Com, 68(1), 1–12.
Copyright (c) 2026 Nur Faidah Munir, Muhammad Kadir, Zaimar Zaimar, Sulaeman Haris

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang ingin memasukkan naskah untuk diterbitkan pada jurnal GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat menyetujui poin-poin di bawah ini.
- Manuskrip yang diserahkan belum diterbitkan sebelumnya baik secara online maupun cetak.
- Manuskrip yang dikirimkan harus mengandung novelty yang baik. Minimal kebaruan referensi adalah 80% dari total referensi yang digunakan.
- Topik manuskrip harus sesuai dengan fokus dan ruang lingkup Jurnal GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
- Penulisan manuskrip telah disesuaikan dengan panduan penulisan yang ditentukan oleh Jurnal GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
- Abstrak dan kata kunci disajikan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dalam pengisian metadata penyerahan manuskrip.
- Referensi yang digunakan 75% harus berasal dari sumber primer (jurnal) dan 25% sumber sekunder (buku, majalah, koran, website, dll).
