LINGKUNGAN BERSIH, JIWA SEHAT MEWUJUDKAN KEHIDUPAN YANG LESTARI
Abstract
Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan sebagai respons terhadap rendahnya kedisplinan siswa dalam menjaga kebersihan serta terbatasnya pemahaman mengenai perilaku hidup sehat di SMK Pandanaran Boyolalli. Tema ini dipilih karena dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, nyaman, dan mendukung kesehatan fisik maupun mental bagi peserta didik. Kegiatan ini dilakukan dengan cara menyampaikan materi, mengadakan diskusi, sesi tanya jawab, dan evaluasi untuk melihat seberapa jauh siswa memahami apa yang sudah dijelaskan. Dari hasil evaluasi, sebagian besar siswa sudah paham tentang pentingnya kebersihan lingkungan, cara mengelola sampah, dan kebiasaan hidup sehat. Hasil ini juga menunjukkan dampak positif, karena jadi lebih peduli dan mau menjaga kebersihan sekolah. Secara keseluruhan, kegiatan ini membuktikan bahwa cara belajar yang melibatkan siswa secara langsung terbilang efektif dalam meningkatkan kepedulian siswa terhadap lingkungan serta mendorong perubahan perilaku. Hasil ini menegaskan bahwa sosialisasi sederhana dengan pendekatan interaktif dapat membentuk kebiasaan hidup bersih, sekaligus menumbuhkan pola pikir yang lebih peduli lingkungan dan mendorong siswa untuk menerapkan perilaku hidup sehat.
References
Amanda, F., & Fitria, L. (2019). Pendidikan lingkungan dalam meningkatkan perilaku pro-lingkungan siswa. Jurnal Pendidikan, 7(2), 112–120.
Apriliyani, D., Setyowati, S., & Handayani, T. (2020). Pengabdian masyarakat melalui edukasi pengelolaan sampah di sekolah. Jurnal Abdimas, 5(1), 45–52.
Firmansyah, R. (2019). Pengaruh edukasi kebersihan terhadap perubahan perilaku siswa. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 14(1), 33–39.
Lestari, P., Anggraini, D., & Malawa, F. (2021). Penguatan pendidikan lingkungan berbasis sekolah. Jurnal Green Education, 3(1), 25–34.
Maulida, N., & Safitri, A. (2022). Implementasi perilaku hidup bersih di sekolah melalui intervensi edukatif. Jurnal Sosial Humaniora, 10(4), 501–509.
Nugroho, D. (2023). Efektivitas penyuluhan lingkungan terhadap peningkatan kesadaran siswa. Jurnal Ekopedagogik, 6(2), 88–97.
Pradita, M., & Kurniawan, R. (2022). Optimalisasi ruang terbuka sekolah untuk pembelajaran lingkungan. Jurnal Pendidikan Sains, 8(3), 121–130.
Putri, S., Hidayah, N., & Galuh, T. (2020). Sanitasi sekolah dan dampaknya terhadap kesehatan siswa. Jurnal Kesehatan, 9(1), 14–20.
Rahmawati, F. (2021). Hubungan kebersihan lingkungan sekolah dengan kesehatan siswa. Jurnal Kesehatan Komunitas, 12(2), 90–98.
Sari, W., & Yuliani, R. (2020). Faktor yang memengaruhi perilaku kebersihan siswa. Jurnal Psikologi Pendidikan, 9(2), 78–87.
Wibowo, S. (2022). Analisis perilaku hidup bersih pada remaja sekolah. Jurnal Sosial dan Pendidikan, 6(1), 55–64.
Widodo, A., & Hapsari, N. (2021). Pengelolaan sampah sekolah berbasis partisipasi siswa. Jurnal Abdimas Indonesia, 4(2), 120–129.
Copyright (c) 2026 Neva Ladova, Nova Dian Pratama, Novita Ambar Wati, Novita Dwi Lestari, Jujuk Juhariah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang ingin memasukkan naskah untuk diterbitkan pada jurnal GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat menyetujui poin-poin di bawah ini.
- Manuskrip yang diserahkan belum diterbitkan sebelumnya baik secara online maupun cetak.
- Manuskrip yang dikirimkan harus mengandung novelty yang baik. Minimal kebaruan referensi adalah 80% dari total referensi yang digunakan.
- Topik manuskrip harus sesuai dengan fokus dan ruang lingkup Jurnal GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
- Penulisan manuskrip telah disesuaikan dengan panduan penulisan yang ditentukan oleh Jurnal GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
- Abstrak dan kata kunci disajikan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dalam pengisian metadata penyerahan manuskrip.
- Referensi yang digunakan 75% harus berasal dari sumber primer (jurnal) dan 25% sumber sekunder (buku, majalah, koran, website, dll).
