PENDAMPINGAN PENGOLAHAN LIMBAH CAIR MENGGUNAKAN TEKNOLOGI IPAL BERBASIS IOT SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN LINGKUNGAN DAN MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KELOMPOK PENGRAJIN BATIK
Abstract
Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan bersama Kelompok Pengrajin Batik Penataran Ageng “Cahaya Palah” di Kelurahan Nglegok, Kabupaten Blitar, yang menghadapi permasalahan berupa pencemaran lingkungan akibat limbah cair proses produksi batik serta rendahnya produktivitas akibat pemasaran yang masih bersifat konvensional. Limbah cair batik memiliki karakteristik tingkat keasaman (pH), jumlah zat terlarut (Total Dissolved Solids/TDS), dan kekeruhan (NTU) yang tinggi sehingga berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dikendalikan. Untuk menjawab permasalahan tersebut, tim pengabdian menerapkan teknologi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu memantau parameter pH, TDS, dan NTU secara otomatis dan realtime sebagai indikator kualitas limbah sebelum dialirkan ke lingkungan. Kegiatan ini juga mencakup pelatihan penggunaan dashboard IoT, manajemen operasional IPAL, serta pendampingan digital marketing untuk meningkatkan jangkauan pemasaran produk batik melalui platform digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mitra dalam pengelolaan limbah yang lebih ramah lingkungan, kemampuan membaca dan memanfaatkan data sensor, serta peningkatan keterampilan pemasaran digital. Implementasi teknologi IPAL berbasis IoT ini berkontribusi pada pengendalian kualitas limbah cair sekaligus meningkatkan produktivitas dan daya saing kelompok pengrajin batik.
References
Handayani, W. (2025). The potential of adsorption technology for batik wastewater. Journal of Natural Resources and Environmental Management.
Istirokhatun, T. (2023). Treatment of batik industry wastewater plant effluent using nanofiltration. International Journal of Technology.
Muhammad, F. (2025). A systematic literature study on IoT-based water turbidity monitoring in smart environmental systems. MDPI Proceedings.
Prasetyawati, Y. R., & Fitriyanti, L. R. (2024). Strategi pemasaran inovatif dalam mengembangkan produk UMKM Batik Canting Ayu. Journal of Research in Business & Technology.
Purwaningrum, S., Syarifuddin, H., Nizori, A., & Wibowo, Y. (2023). Wastewater treatment plant design for batik wastewater with off-site system method. Jurnal Presipitasi.
Ratuannisa, T. (2023). Studi pengolahan air limbah batik pada skala industri. Jurnal Dampak.
Rokhmania, N. (2023). Digital marketing bagi UMKM: Studi kasus pada industri batik. Jurnal Kedaymas.
Soetedjo, A., et al. (2022). Real-time implementation of wastewater monitoring system using IoT technology. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science.
Suranto, et al. (2024). Model pemasaran batik berbasis digital industri kreatif di Indonesia. Jurnal Akses.
Wicaksono, B., Qolbi, F. N., & Supriyanto. (2022). Manufacturing of IoT-based industrial wastewater pH and TSS monitoring instruments using RUT955. Flywheel: Jurnal Teknik Mesin.
Copyright (c) 2026 Abd. Charis Fauzan, Ahmad Saifudin, Nafisatuzzahro Nafisatuzzahro, Muhammad Helmi Hakim

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang ingin memasukkan naskah untuk diterbitkan pada jurnal GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat menyetujui poin-poin di bawah ini.
- Manuskrip yang diserahkan belum diterbitkan sebelumnya baik secara online maupun cetak.
- Manuskrip yang dikirimkan harus mengandung novelty yang baik. Minimal kebaruan referensi adalah 80% dari total referensi yang digunakan.
- Topik manuskrip harus sesuai dengan fokus dan ruang lingkup Jurnal GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
- Penulisan manuskrip telah disesuaikan dengan panduan penulisan yang ditentukan oleh Jurnal GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
- Abstrak dan kata kunci disajikan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dalam pengisian metadata penyerahan manuskrip.
- Referensi yang digunakan 75% harus berasal dari sumber primer (jurnal) dan 25% sumber sekunder (buku, majalah, koran, website, dll).
