PELATIHAN ONLINE COURSE BERBASIS WEBSITE UNTUK PENGEMBANGAN PROFESIONAL GURU ONLINE
Abstract
Online course berbasis website adalah e-learning yang dapat dimanfaatkan oleh guru untuk menjadi salah satu media dalam menerapkan strategi belajar e-learning. Guru saat ini masih banyak yang belum mengetahui akan adanya media ini dan ataupun memanfaatkannya secara maksimal dalam pengembangan profesional guru online. Kegiatan pengabdian ini bertujuan peningkatan kompetensi dalam pemanfaatan teknologi digital dan keterampilan dalam online course berbasis website (Diklat.co) untuk pengembangan profesional guru online. Pelatihan dilaksankan secara synchronous dan asynchronous, selanjutnya kegiatan dilakukan dengan pendampingan untuk memastikan guru dapat berinovasi untuk pengembangan profesional guru online. Peserta secara daring atau online sebanyak 100 guru yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Berdasarkan analisis hasil online course berbasis website bagi guru untuk pengembangan profesional online pada aspek hasil sebesar 80,6% dengan kategori baik. Proses aspek hasil dari online course berbasis website untuk pengembangan profesional guru online terdapat faktor-faktor kendala atau hambatan, selain faktor-faktor kendala atau hambatan, pengabdian ini juga mendapatkan beberapa masukan serta harapan dari peserta selama kegiatan. Platform Diklat.co dapat dimanfaatkan oleh guru dengan mengikuti pelatihan secara fleksibel, efisien, dan berkelanjutan, sehingga mendukung peningkatan kompetensi serta pengembangan profesional guru secara online.
References
Barbosa Neves, B., Franz, R., Judges, R., Beermann, C., & Baecker, R. (2019). Can Digital Technology Enhance Social Connectedness Among Older Adults? A Feasibility Study. Journal of Applied Gerontology. 38(1), 49–72. https://doi.org/10.1177/0733464817741369
Campante, F., Durante, R., & Sobbrio, F. (2018). Politics 2.0: The Multifaceted Effect of Broadband Internet on Political Participation. Journal of the European Economic Association. 16(4), 1094–1136. https://doi.org/10.1093/jeea/jvx044
George, A., & Sanders, M. (2017). Evaluating the potential of teacher-designed technology-based tasks for meaningful learning: Identifying needs for professional development. Education and Information Technologies. 22(6), 2871–2895. https://doi.org/10.1007/s10639-017-9609-y
Guzman, A. L., & Lewis, S. C. (2020). Artificial intelligence and communication: A Human–Machine Communication research agenda. New Media & Society. 22(1), 70–86. https://doi.org/10.1177/1461444819858691
Henriksen, D., Henderson, M., Creely, E., Ceretkova, S., ?ernochová, M., Sendova, E., Sointu, E. T., & Tienken, C. H. (2018). Creativity and Technology in Education: An International Perspective. Technology, Knowledge and Learning. 23(3), 409–424. https://doi.org/10.1007/s10758-018-9380-1
Jääskelä, P., Häkkinen, P., & Rasku-Puttonen, H. (2017). Teacher Beliefs Regarding Learning, Pedagogy, and the Use of Technology in Higher Education. Journal of Research on Technology in Education. 49(3–4), 198–211. https://doi.org/10.1080/15391523.2017.1343691
Lai, J. W. M., & Bower, M. (2019). How is the use of technology in education evaluated? A systematic review. Computers & Education. 133, 27–42. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2019.01.010
Lin, Y.-R., Fan, B., & Xie, K. (2022). The influence of a web-based learning environment on low achievers’ science argumentation. Computers & Education, 151, 103860. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2020.103860
Mayer, R. E. (2019). Thirty years of research on online learning. Applied Cognitive Psychology. 33(2), 152–159. https://doi.org/10.1002/acp.3482
Mostafa, M. H., Abdel Aleem, S. H. E., Ali, S. G., Ali, Z. M., & Abdelaziz, A. Y. (2020). Techno-economic assessment of energy storage systems using annualized life cycle cost of storage (LCCOS) and levelized cost of energy (LCOE) metrics. Journal of Energy Storage. 29, 101345. https://doi.org/10.1016/j.est.2020.101345
Munir. Pembelajaran Digital. Bandung : Alfabeta. 2017
Pradhan, R. P., Mallik, G., & Bagchi, T. P. (2018). Information communication technology (ICT) infrastructure and economic growth: A causality evinced by cross-country panel data. IIMB Management Review. 30(1), 91–103. https://doi.org/10.1016/j.iimb.2018.01.001
Purnami, W., Sarwanto, S., Suranto, S., Suyanti, R. D., & Mocerino, M. (2021). Investigation of Science Technology Ecocultural Society (STEcS) Model to Enhance Eco Critical Thinking Skills. Journal of Innovation in Educational and Cultural Research. 2(2), 7–85. https://doi.org/10.46843/jiecr.v2i2.40
Regan, K., Evmenova, A. S., Sacco, D., Schwartzer, J., Chirinos, D. S., & Hughes, M. D. (2019). Teacher perceptions of integrating technology in writing. Technology, Pedagogy and Education. 28(1), 1–19. https://doi.org/10.1080/1475939X.2018.1561507
Uerz, D., Volman, M., & Kral, M. (2018). Teacher educators’ competences in fostering student teachers’ proficiency in teaching and learning with technology: An overview of relevant research literature. Teaching and Teacher Education, 70, 12–23. https://doi.org/10.1016/j.tate.2017.11.005
UNICEF Indonesia / Quicksand Design Studio. (2021). Situational analysis on digital learning landscape in Indonesia (Study brief). UNICEF Indonesia. Retrieved from https://www.unicef.org/indonesia/media/8766/file/DigitalLearningLandscapeinIndonesia.pdf
World Bank. (2021). The digital future of teacher training in Indonesia: What’s next? Washington, DC: World Bank. Retrieved from https://documents1.worldbank.org/curated/en/503441648039461735/pdf/The-Digital-Future-of-Teacher-Training-in-Indonesia-What-s-Next.pdf
Copyright (c) 2026 Basuki Sulistio, Heri Tri Luqman Budisantoso, Sony Zulfikasari, Octaviany Widyaningsih, Indra Simanungkaltit

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang ingin memasukkan naskah untuk diterbitkan pada jurnal GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat menyetujui poin-poin di bawah ini.
- Manuskrip yang diserahkan belum diterbitkan sebelumnya baik secara online maupun cetak.
- Manuskrip yang dikirimkan harus mengandung novelty yang baik. Minimal kebaruan referensi adalah 80% dari total referensi yang digunakan.
- Topik manuskrip harus sesuai dengan fokus dan ruang lingkup Jurnal GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
- Penulisan manuskrip telah disesuaikan dengan panduan penulisan yang ditentukan oleh Jurnal GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
- Abstrak dan kata kunci disajikan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dalam pengisian metadata penyerahan manuskrip.
- Referensi yang digunakan 75% harus berasal dari sumber primer (jurnal) dan 25% sumber sekunder (buku, majalah, koran, website, dll).
