TANTANGAN DAN SOLUSI BISNIS PADA KOMUNITAS UMKM TLOGOMULYO DI ERA DIGITAL
Abstract
Dalam konteks bisnis, komunitas dan jaringan dapat membantu para pelaku usaha meningkatkan kesempatan bisnis, mengakses sumber daya dan informasi, membangun reputasi dan kredibilitas, meningkatkan kemampuan dan pengetahuan, mengembangkan hubungan dan kerjasama yang saling menguntungkan. Metode pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan memberikan pendampingan, diskusi, dan edukasi tentang pentingnya melakukan langkah-langkah efektif menghadapi tantangan dan memiliki alternatif solusi yang tepat dalam rangka menyikapi era digitalisasi bisnis untuk meningkatkan daya saing pada komunitas UMKM di RW.10 kelurahan Tlogomulyo. Pengabdian kepada masyarakat (PkM) yang akan dilakukan ini bertujuan untuk mendampingi mitra komunitas UMKM memaknai Era digitalisasi bisnis yang notabene merupakan periode di mana teknologi digital telah menjadi dominan dalam kehidupan manusia, mengubah cara kita berinteraksi, bekerja, dan berkomunikasi secara mendasar dengan pandangan modern untuk dimaksimalkan dalam mengembangkan usaha karena digitalisasi bisnis merupakan proses transformasi bisnis dari konvensional menjadi digital, yang meliputi berbagai aspek bisnis seperti proses transaksi dan penerapan system dalam menjalankan bisnis tentunya sangat diperlukan berbagai upaya untuk mampu beradpatasi dengan ketidakpastian dan perubahan.
References
Anabuni, A. U. T., Dewiaty, I. L., Kellen, M. S. Lou, Himpi, P. jono karjo, & Mooy, D. (2025). Peluang Dan Tantangan Umkm Di Era Digital: Solusi Praktis Untuk Masyarakat Amanuban Barat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 3(4), 2133–2138. https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.728
Dewi, P., Amorita, N. I., Dewi, K., Hapsila, A., & Fitrio, T. (2024). Motivasi Dan Strategi Pengembangan Umkm Bagi Penggiat Umkm Di Desa Sibabat Kecamatan Seberida Kabupaten Indragiri Hulu. VALUES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 24–30.
Hidayat, T., Wulandari, A., Mulyanto, H., Bastanta, A. R., & Muhsoni, R. (2024). Meningkatkan Daya Saing UMKM melalui Analisis SWOT dan NIB. Jurnal Komunitas?: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(1), 8–13. https://doi.org/10.31334/jks.v7i1.3798
Jana Sandra, Muhammad Iqbal Firdaus, Prima Widiyanto, & Rahmani Fitra. (2025). Inovasi Teknologi Dalam Kewirausahaan: Membangun Ekosistem Bisnis Berkelanjutan Melalui Pelatihan Kewirausahaan Digital. SEMAR?: Jurnal Sosial Dan Pengabdian Masyarakat, 3(1), 19–27. https://doi.org/10.59966/semar.v3i1.1587
Rini, N., Santoso, G., Wiyana, H., & Daffa Setiawan Putra, A. (2025). Tantangan Dan Solusi Dalam Menerapkan Etika Bisnis Di Era Digital Sebagai Pola Pikir Pengusaha. JUBISDIGI: Jurnal Bisnis Digital, 01(01), 52–63. https://ejournal.utmj.ac.id/jubisdigi/about
Sitorus, O. F., Ningsih, R. A., Andini, A., Rahmawati, N. A., & Alfarisi, M. Y. (2025). Mengatasi Tantangan Transformasi Digital Umkm: Tantangan Dan Solusi Melalui Kegiatan Pendampingan di Jakarta dan Bekasi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 4(6), 939–948. https://doi.org/10.52436/1.jpmi.2768
Suhrowardi, Iin Masriah, Enur Hotimah, Dede NI, & Asih Sugiyanti. (2024). Tantangan Dan Solusi Bisnis UMKM Di Era Digital. JPPI: Jurnal Pengabdian Pelita Insani, 1(01), 12–20. https://doi.org/10.71195/jppi.v1i01.13
Copyright (c) 2026 Widiyanti Widiyanti, Ratna Tunjungsari, Agung Budiartono, Agus Prasetyo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang ingin memasukkan naskah untuk diterbitkan pada jurnal GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat menyetujui poin-poin di bawah ini.
- Manuskrip yang diserahkan belum diterbitkan sebelumnya baik secara online maupun cetak.
- Manuskrip yang dikirimkan harus mengandung novelty yang baik. Minimal kebaruan referensi adalah 80% dari total referensi yang digunakan.
- Topik manuskrip harus sesuai dengan fokus dan ruang lingkup Jurnal GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
- Penulisan manuskrip telah disesuaikan dengan panduan penulisan yang ditentukan oleh Jurnal GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
- Abstrak dan kata kunci disajikan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dalam pengisian metadata penyerahan manuskrip.
- Referensi yang digunakan 75% harus berasal dari sumber primer (jurnal) dan 25% sumber sekunder (buku, majalah, koran, website, dll).
