PELATIHAN MARTUMBA UNTUK ANAK USIA DINI

  • Natalina Purba Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Hendra Simanjuntak Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Partohap Saut Raja Sihombing Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Reni Tiar Linda Purba Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Marisa Silitonga Sekolah Tinggi Bibelvrow Laguboti
Kata Kunci: Martumba, pendidikan karakter, anak usia dini, budaya Batak Toba, pengabdian masyarakat

Abstrak

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pendidikan karakter anak usia dini melalui pelatihan Martumba, tarian tradisional Batak Toba, di PAUD-KB Yobel HKBP Banuarea, Tarutung. Di tengah tantangan globalisasi, pelestarian budaya lokal menjadi sarana penting dalam membentuk generasi yang berkarakter dan berakar pada nilai-nilai luhur. Tujuan kegiatan ini adalah menginternalisasi nilai-nilai seperti disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan cinta budaya melalui gerakan Martumba yang disesuaikan dengan tahap perkembangan anak. Mitra kegiatan, PAUD-KB Yobel, menunjukkan komitmen tinggi terhadap pembelajaran berbasis budaya lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan edukatif, meliputi observasi awal, pelatihan gerakan, penyisipan nilai karakter dalam pembelajaran, serta evaluasi melalui pertunjukan mini dan angket guru. Sebanyak 21 anak dan 2 guru pendamping terlibat aktif dalam kegiatan ini. Hasil menunjukkan bahwa anak-anak mampu mengekspresikan nilai karakter dengan antusias melalui gerakan Martumba. Guru menyatakan kegiatan ini sangat bermanfaat dan menginspirasi pembelajaran tematik berbasis budaya. Kegiatan ini berhasil menggabungkan pelestarian seni tradisional dengan penguatan karakter anak, serta mempererat sinergi antara sekolah, keluarga, dan komunitas.

Referensi

Aritonang, F., Prayitno, I. S. P., & Gulo, Y. (2020). Permaianan Tradisonal Budaya Martumba Sebagai Media Pendidikan Karakter Bagi Anak di Batak Toba. Anthropos: Jurnal Antropologi Sosial Dan Budaya (Journal of Social and Cultural Anthropology), 6(1), 52. https://doi.org/10.24114/antro.v6i1.16634

Editor, T. (2024, December 12). Martumba: Kekayaan Tradisi Seni Batak Toba yang Penuh MaknaNo Title. Tobaria. https://tobaria.com/martumba-kekayaan-tradisi-seni-batak-toba-yang-penuh-makna/

Gusteti, M. U., Wulandari, S., Rahmalina, W., Putri, M., & Putri, E. K. (2023). Development of Electronic Handouts Using Numerical Literacy-Based Mathemagics Methods for Learning in the Digital Era. Jurnal Eksakta Pendidikan (Jep), 7(1), 115–125. https://doi.org/10.24036/jep/vol7-iss1/709

Simanjuntak, H., Purba, N., Roi, J., Purba, T., Doclas, I., Silitonga, B., Lumbantoruan, G., & Napitupulu, E. S. (2026). Pelatihan Martumba Sebagai Upaya. 6(1), 40–45.

Hokker. (2023). Tari Tradisional Martumba (Suku Batak Toba). Perpustakaan Digital Budaya Indonesia. https://budaya-indonesia.org/tari-tradisional-martumba-suku-batak-toba

Hutajulu, D. (2025, June 14). Martumba, Warisan Batak yang Mulai Terlupakan. Askara Media Sahabat Muda Indonesia. https://www.askara.co/read/2025/06/14/56985/martumba-warisan-batak-yang-mulai-terlupakan

Larasati, C. D. (2018). Pengembangan Perangkat Pembelajaran. 3(32).

Redaksi. (2025, June 23). Pengabdian kepada Masyarakat; Literasi Berbasis Budaya Lokal dan Agama. PostMetro Padang. https://posmetropadang.co.id/metro-sumbar/379665/pengabdian-kepada-masyarakat-literasi-berbasis-budaya-lokal-dan-agama/

Diterbitkan
2026-07-01
Bagian
Articles