PELATIHAN PRODUKSI GANTUNGAN KUNCI RESIN BAGI PEREMPUAN SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN EKONOMI KREATIF DI DESA AIR KERUH
Abstrak
Desa Air Keruh, Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan memiliki potensi sumber daya manusia yang belum dimanfaatkan secara optimal, khususnya perempuan dengan tingkat partisipasi kerja yang masih rendah, yaitu sekitar 28%, sementara mayoritas masyarakat bekerja sebagai petani karet dan sawit dengan pendapatan yang fluktuatif. Kondisi ini mendorong perlunya alternatif sumber penghasilan berbasis ekonomi kreatif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan menumbuhkan jiwa kewirausahaan ibu rumah tangga dan remaja putri melalui pelatihan pembuatan gantungan kunci berbahan resin. Metode pelaksanaan meliputi tahap sosialisasi, pelatihan dengan ceramah, demonstrasi, dan praktik langsung, serta evaluasi proses dan hasil, dengan jumlah peserta sebanyak 25 orang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 88% peserta mampu menghasilkan produk gantungan kunci resin yang memenuhi standar kualitas dan memiliki nilai jual. Selain meningkatkan keterampilan teknis, kegiatan ini juga mendorong motivasi berwirausaha serta membuka peluang pengembangan usaha mikro berbasis masyarakat yang berpotensi dipasarkan secara lokal maupun melalui platform digital sebagai upaya penguatan ekonomi desa secara berkelanjutan.
Referensi
Balukh, T. T., Riang, Y., & Bataona, M. R. (2024). Pelatihan Pembuatan Produk Kerajinan Tangan Dari Barang Bekas Di Desa Watoone Kecamtan Witihama Kabupaten Flores Timur. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN), 5(3), 3398–3404. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i3.3744
Evalina, N., Pasaribu, F. I., & Efrida, R. (2021). Pendampingan Pembuatan Souvenir Dari Bahan Resin Di Panti Asuhan Putri Aisyiyah Cabang Medan Kota. MONSU’ANI TANO Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 149. https://doi.org/10.32529/tano.v4i2.1067
Julia, P., Hambali, Aswita, D., Isa, M., Rahmani, & Anwar, F. (2022). Memanfaatkan Peluang Bisnis di Era Pandemi Melalui Pelatihan Kerajinan Tangan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains Dan Teknologi, 1(3), 338–345. https://doi.org/10.55123/abdikan.v1i3.743
Juwandi, R., & Damanhuri. (2024). Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Pemberdayaan Masyarakat Desa Dalam Konteks Penguatan Ekonomi Kreatif. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 70–80. https://doi.org/10.56393/jpkm.v4i1.2306
Mas’ud, Malik, M. Abd., Malik, B., Saputri, A., Ardiana, Utami, A., Amaliah, E., SN, E. N. K., Fakhiratunnisa, Pahe, I. W., & Khaerunnisa. (2024). Pelatihan Pembuatan Kerajinan Tangan Meronce sebagai Sarana Kreativitas Anak di Panti Asuhan Abadi Aisyiyah Parepare. Jurnal Pengabdian Nasional ( JPN ) Indonesia, 5(3), 687–697. https://doi.org/10.35870/jpni.v5i3.1046
Suwarni, E., Rosmalasar, T. D., Fitri, A., & Rossi, F. (2021). Sosialisasi Kewirausahaan Untuk Meningkatkan Minat dan Motivasi Siswa Mathla’ul Anwar. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 1(4), 157–163. https://doi.org/10.52436/1.jpmi.28
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-sa4.footer##Penulis yang ingin memasukkan naskah untuk diterbitkan pada jurnal GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat menyetujui poin-poin di bawah ini.
- Manuskrip yang diserahkan belum diterbitkan sebelumnya baik secara online maupun cetak.
- Manuskrip yang dikirimkan harus mengandung novelty yang baik. Minimal kebaruan referensi adalah 80% dari total referensi yang digunakan.
- Topik manuskrip harus sesuai dengan fokus dan ruang lingkup Jurnal GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
- Penulisan manuskrip telah disesuaikan dengan panduan penulisan yang ditentukan oleh Jurnal GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
- Abstrak dan kata kunci disajikan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dalam pengisian metadata penyerahan manuskrip.
- Referensi yang digunakan 75% harus berasal dari sumber primer (jurnal) dan 25% sumber sekunder (buku, majalah, koran, website, dll).
