SOSIALISASI DAN EDUKASI KESELAMATAN KONSTRUKSI UNTUK MENEKAN RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA SISWA SMK N 2 SURAKARTA
Abstract
Tingkat kecelakaan kerja pada sektor konstruksi masih relatif tinggi, sehingga penanaman budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sejak dini pada calon tenaga kerja di tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sangat penting. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa SMK Negeri 2 Surakarta mengenai keselamatan konstruksi untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja saat memasuki dunia industri. Mitra kegiatan adalah siswa dari program keahlian yang berhubungan dengan konstruksi di SMK Negeri 2 Surakarta. Metode pelaksanaan dilakukan dengan menyampaikan materi (sosialisasi edukatif terkait regulasi K3, identifikasi bahaya, penggunaan Alat Pelindung Diri/APD, dan manajemen risiko), diskusi dan sesi tanya jawab, diakhiri dengan kuis. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa skor pemahaman siswa tentang keselamatan konstruksi berdasarkan kuis yang diberikan mencapai 85%. Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan terbentuk budaya keselamatan yang kuat di lingkungan sekolah untuk menciptakan generasi pekerja konstruksi yang sadar terhadap risiko dan zero-accident.
References
Anggana, M., Jojon, G., & Saptiansyah, R. (2025). Evaluasi Penerapan Sistem Manajemen K3 Pada Proyek Konstruksi Gedung Bertingkat. Jurnal Konstruksi, 493-500.
Muda, C. K., Handayani, R., Yusvita, F., & Azizah, L. N. (2022). Faktor Perilaku Tidak Aman Pekerja di PT X Unit Manufaktur. Journal of Nursing and Public Health, 14 - 23.
Oktaria, Y. (2025). Penerapan Budaya K3 di SMK 4 Meulaboh: Upaya Pencegahan Kecelakaan Kerja Dalam Lingkungan Sekolah. Jurnal Pengabdian Masyarakat (Kesehatan), 7, 31-35.
PUPR, K. (2021). Peraturan Menteri PUPR Republik Indonesia No. 10 Tahun 2021. Jakarta: Kementerian PUPR.
Copyright (c) 2026 Herman Susila, Sumina Sumina, Kusdiman Joko P, Nur Halizyah Intan Paramitha, Pangkat Syua Nagara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang ingin memasukkan naskah untuk diterbitkan pada jurnal GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat menyetujui poin-poin di bawah ini.
- Manuskrip yang diserahkan belum diterbitkan sebelumnya baik secara online maupun cetak.
- Manuskrip yang dikirimkan harus mengandung novelty yang baik. Minimal kebaruan referensi adalah 80% dari total referensi yang digunakan.
- Topik manuskrip harus sesuai dengan fokus dan ruang lingkup Jurnal GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
- Penulisan manuskrip telah disesuaikan dengan panduan penulisan yang ditentukan oleh Jurnal GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
- Abstrak dan kata kunci disajikan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dalam pengisian metadata penyerahan manuskrip.
- Referensi yang digunakan 75% harus berasal dari sumber primer (jurnal) dan 25% sumber sekunder (buku, majalah, koran, website, dll).
